Kantor Persib Bandung Digeruduk Bobotoh, hingga Tuntutan Robert Out, Akankah Berakhir Heppy Ending?
Pandemi membuat semuanya menjadi makin sulit, liga yang dihentikan sampai dengan performa pemain yang tidak bisa optimal karena tak ada latihan.
Ekspektasi besar dari suporter dengan nama besar Persib menjadi tantangan tersendiri bagi pemain dan pelatih untuk menghadiahkan prestasi di 2022.
Inilah kaleidoskop atau perjalanan panjang Persib di 2021.
Mencapai posisi kedua klasemen sementara pada kompetisi kasta tertinggi sepakbola Indonesia musim ini bagi Persib Bandung bukanlah hal yang mudah.
Persib Bandung dalam menyambut kompetisi saat ini berkutat dengan sejumlah rintangan.
Hal itu tak lain berkaitan dengan situasi Covid-19 di Kota Bandung.
Berbeda dengan sejumlah kota lainnya di Indonesia, Kota Kembang saat itu masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.
Karena faktor tersebut, Persib Bandung harus menggelar latihan secara bertahap.
Bahkan, di awal para pemain menjalani latihan individual di tempat tinggalnya masing-masing.
Mengikuti perkembangan situasi Covid-19, tim pun kemudian bisa berlatih ke dalam kelompok kecil dan untuk pertama kalinya, berlatih secara penuh pada 26 Agustus 2021 lalu.
Persiapan Persib Bandung menyambut BRI Liga 1 musim ini juga mendapat suntikan moril dengan perpanjangan kontrak Robert Albertsbersama Pangeran Biru sat itu.
Sementara dalam hal komposisi pemain, Persib Bandung juga masih melakukan sejumlah pergantian.
Saat itu, empat pemain yang sempat diproyeksikan tampil bersama Bandung United, kembali dipanggil oleh pelatih Robert Alberts berkenaan dengan regulasi penggunaan pemain yang berlaku di Liga 3.
Para pemain tersebut adalah M. Aqil Savik, Indra Mustafa, M. Syafril Lestaluhu dan Puja Abdillah.
Selain itu, Pangeran Biru juga mempromosikan dua jebolan Diklat, yakni bek tengah Dimas Juliono dan penyerang, Ferdiansyah.
Dimas merupakan langganan timnas Indonesia U-16 sedangkan Ferdiansyah sempat ditempa di tim Garuda Select yang berlatih di Inggris dan Italia.
Namun, Di bulan Agustus, Pangeran Biru juga melepas Gian Zola Nasrulloh ke Persela Lamongan dengan status pinjaman.
Kakak kandung dari Beckham Putra Nugraha itu dinilai akan mengalami perkembangan pesat dengan bermain untuk tim lain lebih dulu, sebelum menjadi andalan Persib Bandung di musim depan.
Tidak hanya sampai di situ, setelah menjalani beberapa kompetisi, Persib Bandung yang mendapatkan hasil imbang bertutut-turut selama 4 kali pada seri pertama mendapatkan tuntutan dari bobotoh.
Bahkan saat itu kantor Persib Bandung juga digeruduk bobotoh akibat hasil yang mengecewakan.
Tagar Robert Out juga menggema di mana-mana, khususnya di media sosial.
Padahal saat itu, Persib Bandung masih tercatat sebagai tim tah terlakahkan.
Selanjutnya di seri kedua, Persib Bandung mampu membuktikan dengan meraih kemenangan beruntun, hal tersebut kembali membuat bobotoh lega.
Namun memasuki seri ketiga, Persib Bandung justru kembali melempem.
Akibatnya, pada seri ketiga tim kebanggan bobotoh ini harus mengalami tiga kali kekalahan atas Persija Jakarta, Arema FC dan Pesebaya Surabaya.
Meskipun demikian, Persib Bandung mampu tetap berada di posisi kedua klasemen sementara dengan mendekati Bhayangkara FC yang merupakan penghuni puncak.
Persib Bandung saat ini telah mengumpulkan 34 poin sedangkan Bhayangkara FC 37 poin.
Akankah segala kerumitan dan tantangan yang terjadi di 2021 membawa heppy ending untuk Persib? Putaran kedua akan membuktikan semuanya. ***